BPK RI AUDIT KINERJA PDAM KOTA PAREPARE

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia secara serentak melakukan Audit Kinerja terhadap Pemerintah Daerah guna mengetahui sejauh mana peran Pemerintah Daerah dalam penyediaan air bersih melalui PDAM, tidak semua PDAM di Audit Oleh BPK RI, namun setiap provinsi diwakili beberapa daerah, seperti di Provinsi Sulawesi Selatan yang menjadi obyek penilaian adalah PDAM Kota Parepare dan PDAM Kabupaten Maros, dan pemeriksaan ini berlangsung selama 20 hari yang dimulai sejak tanggal 18 Agustus sampai dengan 6 September 2014.

Karena Air adalah merupakan kebutuhan pokok dan dijamin oleh konstitusi yaitu UU No. 7/2004 Tentang Sumber Daya Air yang mana Negara Menjamin Hak Setiap orang untuk mendapatkan air bagi kebutuhan pokok minimal sehari-hari guna memenuhi kehidupannya yang sehat, bersih dan produktif. Dan untuk mengaplikasikannya dikeluarkanlah Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2005 tentang Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum khususnya di pasal 40 huruf bahwa pemerintah kabupaten/kota berkewajiban memenuhi kebutuhan air minum masyarakat di wilayahnya sesuai dengan standar pelayanan minimum yang ditetapkan dan pendanaannya tertuang pada pasal 57 ayat 2 huruf b. yaitu sumber dana untuk pembiayaan dapat berasal dari Pemerintah dan/atau Pemerintah Daerah.

Sebelum melakukan pemeriksaan dokumen, terlebih dahulu Tim dari BPK RI meminta kepadaDirektur PDAM Parepare H. Fahruddin A. Umar untuk ekspose guna memberikan gambaran umum tentang profil PDAM Parepare seperti Sumber Air baku yang digunakan, Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki serta cakupan pelayanan. Pada ekspose tersebut Direktur PDAM Parepare H. Fahruddin A. Umar dihadapan Tim BPK RI menyampaikan bahwa,   capaian PDAM Kota Parepare sekarang seperti cakupan pelayanan  yang sudah mencapai 80,99 % atau sudah diatas target Pemerintah Pusat yaitu 68,7 % pada tahun 2015 sesuai Millenium Development Goal (MGDs), namun demikian PDAM Parepare masih banyak tantangan yang harus dihadapi, antara lain Ketersediaan Air Baku dan kapasitas produksi serta kualitas Sumber Daya Manusia.Sedangkan untuk Bidang Keuangan sesuai hasil Audit dari Auditor Independen menyatakan bahwauntuk tahun 2013  PDAM Parepare mengalami kerugian, kerugian yang didapat tahun 2013, padahal sebelumnya sejak tahun 2000 sampai tahun 2012 selalu mendapatkan keuntungan.

Selaian capaian yang diuraikan juga tantangan yang dihadapi oleh PDAM Parepare diantaranya Air Baku, ini menjadi tantangan serius yang dihadapi PDAM Parepare dimasa akan datang, mengingat pertumbuhan perumahan khususnya didaerah ketinggian setiap tahun semakin meningkat, sedangkan ketersediaan air baku setiap tahun mengalami penurunan debit air, untuk mengantisipasi hal tersebut diperlukan regionalisasi sumber air baku seperti dibeberapa daerah di Jawa.

Sedangkan untuk menyehatkan kembali kondisi keuangan PDAM Parepare, manajemen sudah melakukan berbagai upaya agar terhindar dari kerugian, namun pada tahun 2013 kerugian sudah tidak bisa lagi dihindari, hal ini disebabkan tarif  yang berlaku sekarang ini adalah tarif Tahun 2006,sudah 9 tahun PDAM Parepare tidak pernah melakukan penyesuaian tarif, sedangkan biaya operasional setiap tahun meningkat akibat adanya penyesuaian tarif yang dilakukan oleh PLN, begitu juga BBM sudah beberapa kali dilakukan kenaikan harga.

Manajemen sudah menyampaikan kepada Walikota Parepare, namun karena berbagai alasan yang disampaikan seperti momennya yang tidak tepat karena adanya Pemilu Legislatif, tahun berikutnya memasuki pemilukada. Sehingga sampai sekarang PDAM Parepare belum dilakukan penyesuaian tarif.

Setelah menyimak ekspose dari Direktur PDAM Parepare, selajutnya Tim dari BPK RI menyampaikan rencana untuk melakukan kunjungan di sungai karajae untuk melihat langsung kondisi air baku PDAM, selain air baku juga mengunjungi Instalasi Pengolahan Air (IPA) PDAM Parepare yang berjarak sekitar 500 meter dari sungaikarajae. Dan selajutnya ketua Tim menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan ini nantinya diharapkan mampu memberikan wawasan dan simpulan yang andal dan objektif mengenai peran PEMDA dalam Penyediaan Air Bersih melalui PDAM. Sementara itu rekomendasi pemeriksaan diharapkan dapat membantu PEMDA dan Penyelenggara Layanan Air Bersih di daerah untuk mengatasi permasalahan dan meningkatkan Kinerja Pengelolaan Penyediaan Air Bersih.